Kemampuan berbicara di depan umum tidaklah dimiliki setiap orang karena kemampuan ini berkaitan erat dengan citra pribadi. Biasanya orang yang memiliki kemampuan ini sering disebut dengan "pemimpin". Kemampuan berbicara di depan umum dapat dimiliki karena adanya bakat alam (sering disebut "dilahirkan"), dengan menjalani pelatihan atau secara spontan muncul dalam situasi darurat (bersifat sementara).
Public Speaking yang berhasil, ditentukan oleh empat faktor penting, yaitu dengan "Mengatasi Hambatan Kepribadian", "Penggunaan Body Language Secara Tepat", "Metode Penyampaian yang Sistematis dan Tepat Sasaran", serta "Penggunaan Alat Peraga." Selain itu, tentu saja diperlukan persiapan yang mantap, pelaksanaan yang meyakinkan, feeling dan finishing touch yang manis.
Public Speaking yang berhasil, ditentukan oleh empat faktor penting, yaitu dengan "Mengatasi Hambatan Kepribadian", "Penggunaan Body Language Secara Tepat", "Metode Penyampaian yang Sistematis dan Tepat Sasaran", serta "Penggunaan Alat Peraga." Selain itu, tentu saja diperlukan persiapan yang mantap, pelaksanaan yang meyakinkan, feeling dan finishing touch yang manis.
Public speaking merupakan hal yang penting untuk dunia public relations, dimana seorang PR harus memiliki skil public speaking yang baik dan menarik. Pada konsentrsi public relations di prodi komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) juga mendapatkan mata kuliah public speaking di semester 4.
Prodi komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) beberapa waktu yang lalu mengadakan workshop free class public speaking pada tanggal 21 Oktober 2011 di audiotorium FPSB. dengan mendatangkan pemateri Lusy Laksita. yaitu seorang master trainer profesional MC, TV presenter, radio announcer, dan trainer. para mahasiswa komunikasi yang mngikuti workshop free class public speaking ini terlihat sangat antusias sekali, terlihat dari banyaknya peserta dan mahasiswa yang mengajukan pertanyaan kepada Lusy Laksita mengenai public speaking.
suasana workshop free class public speaking, pada sesi tanya jawab
berikut video saat workshop free class public speaking bersama Lusy Laksita :
Supaya tepat sasaran dalam melakukan public speaking, hal-hal berikut ini harus diperhatikan :
- Kenali latar belakang komunikan, baik budayanya, sukunya, pendidikannya, pekerjaannya, hobinya, status sosialnya, kepentingannya maupun hal-hal yang nampaknya tidak ada artinya.
- Hilangkan / dekatkan kesenjangan-kesenjangan dengan cara mengubah diri, ikuti "arus" namun tidak sampai "hanyut" dan akhirnya perlahan-lahan mempengaruhi "arus".
- Ciptakan suasana yang menunjang, tergantung pada komunikan yang kita hadapi, pada umumnya mereka senang dengan keramahan / keakraban dan keterbukaan yang tidak sampai tahap mencampuri urusan orang lain.
- Tentukan maksud dan tujuan pembicaraan kita; sekedar pengisi waktu / obrolan ringan, diskusi, brainstorming, informasi, negosiasi, atau mempengaruhi orang lain.
- Arahkan materi pembicaraan dan gunakan strategi sesuaidengan tujuan pembicaraan yang telah ditetapkan.
- Gunakan kata-kata yang tidak menimbulkan pengertian ganda agar tidak membingungkan.
- Gunakan logika berpikir. Cobalah untuk kritis, kreatif, kembangkan pola pikir yang logis, dan sistematis. Biasakan bertanya mengapa, bagaimana, seandainya, .....
- Evaluasi terus secara sadar.



